Satgas  

Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Isu Negatif Jelang 1 Juli

banner 120x600

Nabire – Kepala Suku Besar Wilayah Meepago, Melkianus Keiya, mengimbau seluruh masyarakat Papua, khususnya di wilayah Meepago, agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi dan isu negatif yang berkembang menjelang 1 Juli 2026.

Menurut Melkianus Keiya, dalam beberapa waktu terakhir muncul berbagai informasi yang dikaitkan dengan kelompok-kelompok tertentu yang berupaya memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Ia menilai isu-isu tersebut berpotensi menimbulkan keresahan apabila tidak disikapi secara bijaksana oleh masyarakat.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Jangan sampai kita terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja menyebarkan isu untuk menciptakan kegaduhan dan mengganggu stabilitas keamanan yang selama ini terjaga dengan baik,” ujar Melkianus Keiya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat harus lebih bijak dalam menerima maupun menyebarluaskan informasi, terutama yang beredar melalui media sosial dan berbagai platform komunikasi lainnya. Menurutnya, setiap informasi perlu diverifikasi terlebih dahulu agar tidak menjadi pemicu munculnya konflik maupun perpecahan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Melkianus Keiya mengungkapkan bahwa dirinya akan menggelar pertemuan bersama para tokoh masyarakat, tokoh adat, serta kepala-kepala suku kecil di wilayah Meepago. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyikapi berbagai informasi negatif yang berkembang sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis dalam menjaga keamanan, persatuan, dan ketertiban masyarakat.

“Kami akan duduk bersama para tokoh adat dan seluruh elemen masyarakat untuk membahas situasi yang berkembang. Melalui pertemuan ini, kami ingin membangun kesamaan pemahaman agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan,” katanya.

Menurut Melkianus, peran para tokoh adat dan tokoh masyarakat sangat penting dalam memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat di tingkat kampung maupun distrik. Dengan demikian, berbagai isu yang berpotensi memecah belah persatuan dapat dicegah sejak dini.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Meepago untuk terus menjaga persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Papua.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, menghormati satu sama lain, serta bersama-sama menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Jangan memberikan ruang bagi pihak-pihak yang ingin menciptakan konflik dan perpecahan di tanah Papua. Mari kita menjaga kedamaian demi masa depan yang lebih baik bagi generasi kita,” pungkas Melkianus Keiya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *