Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pentingnya Penguatan Komitmen Polda Jaga Keamanan Daerah

banner 120x600

Papua – Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, menegaskan pentingnya penguatan komitmen jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah sebagai prasyarat utama bagi keberlanjutan pembangunan serta optimalisasi pelayanan publik di Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Papua Tengah melalui Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah saat menghadiri Rapat Kerja Operasional Kepolisian Tahun 2026 yang digelar di Aula Wijaksana Laghawa, Polres Nabire, Senin (26/1/2026).

Dalam arahannya, Gubernur menyampaikan bahwa dinamika pembangunan Papua Tengah ke depan akan dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, seiring meningkatnya intensitas serta ragam potensi gangguan keamanan. Kondisi tersebut menuntut peran kepolisian yang semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan situasi di lapangan.

“Gubernur berpesan agar seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polda Papua Tengah hingga tingkat Polres, Polsek, serta unsur kamtibmas di tengah masyarakat, terus memperkuat profesionalisme dan komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Papua Tengah,” ujar Asisten II Setda Papua Tengah.

Gubernur juga menekankan bahwa pelaksanaan Rapat Kerja Operasional Kepolisian Tahun 2026 merupakan momentum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, sekaligus merumuskan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi potensi gangguan keamanan sepanjang tahun berjalan.

“Melalui forum ini, diharapkan dapat dirumuskan strategi yang terukur, terkoordinasi, dan berorientasi pada upaya pencegahan dalam menjawab tantangan keamanan di tahun 2026 secara berkelanjutan lintas sektor di wilayah Papua Tengah,” lanjutnya.

Selain itu, Gubernur mencermati paparan Kapolda Papua Tengah yang menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan intensitas kejahatan dari tahun ke tahun. Kondisi tersebut dinilai harus menjadi perhatian bersama seluruh pemangku kepentingan agar stabilitas keamanan daerah tetap terjaga secara berkelanjutan.

“Upaya antisipasi harus dilakukan secara kolektif dan berkesinambungan guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif, sehingga pembangunan daerah serta aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar sesuai arah kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah,” pungkasnya.(rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *