Papua – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Pemuda Adat Papua (DPN PAP), Jan Christian Arebo, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. atas sikap tegasnya menolak wacana penempatan Polri di bawah kementerian dan menegaskan bahwa Polri tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
“Saya memberikan apresiasi dan rasa bangga yang besar kepada Bapak Kapolri. Keputusan ini menjadi semangat dan harapan baru bagi institusi Polri agar semakin baik, profesional, serta semakin mengayomi masyarakat,” ujar Jan Arebo
Menurutnya, keputusan tersebut menjadi angin segar di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian. Ia menilai, selama ini berkembang berbagai opini dan wacana terkait reformasi Polri, termasuk isu penempatan Polri di bawah kementerian yang sempat menimbulkan kebingungan dan kekhawatiran di internal kepolisian.
“Wacana tersebut berpotensi melemahkan semangat anggota Polri. Seperti yang disampaikan Kapolri, hal itu dapat dipandang sebagai bentuk pelemahan institusi. Oleh karena itu, keputusan Komisi III DPR RI yang menegaskan Polri tetap berada di bawah Presiden perlu disampaikan secara terbuka kepada publik,” jelasnya.
Jan Arebo menegaskan, keputusan tersebut sekaligus membantah berbagai spekulasi dan opini publik yang menyebutkan bahwa Polri akan digabungkan ke dalam kementerian tertentu.
Ia juga menilai, sejak pemisahan Polri dari TNI pada tahun 1998, institusi kepolisian terus mengalami dinamika dan pembenahan. Di bawah kepemimpinan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, ia melihat wajah baru Polri yang lebih berkeadilan, beretika, dan bertanggung jawab.
“Dengan keputusan yang dihasilkan dalam rapat Komisi III DPR RI ini, saya berharap Polri ke depan semakin baik, berkembang, dan mampu mewujudkan Polri yang Presisi sebagaimana harapan masyarakat Indonesia, khususnya para pencari keadilan,” pungkasnya.(rd)




